pagi ini aku terbangun saat adzan subuh berkumandang. ya walaupun karena kebutuhan manusia -pengen buang air- tapi itu membuat aku tidak terlambat solat subuh. walau malas sekali rasanya, akhirnya ku paksakan untuk bangun dari kasur butut ku. daripada aku ngompol, nanti kasurku yang memang sudah butut makin ga indah aja. ku gerakkan kaki menuju kamar mandi. ahh, lega rasanya. ku ambil air wudhu, airnya bagaikan di campur es, dingin sekali sampai membuat tulangku ngilu dan rasanya aku tak bisa bergerak karena menggigil kedinginan. dengan badanku yang kegigilan, ku langkahkan kaki menuju kapal pecah, ku pakai kain penutup aurat yang tersimpan rapi di meja riasku. ku hamparkan sajadah cokelat milikku. dengan rasa kantuk yang masih menutupi mataku aku ucapkan takbir "Allahuakbar". tak berapa lama "assalamu'alaikum warahmatullah". dzikir sejenak, memohon do'a padaNya dengan berjuta permintaan yang tak bosan ku ucapkan pada Ilahi. masih pagi, pikirku. ku lanjutkan saja tidurku ini, mumpung libur, ucapku dalam hati.
aku rebahkan badanku yang masih kedinginan, ku tarik selimut tebal, ku lanjutkan mimpi yang sempat tertunda beberapa saat. rasanya baru sebentar aku tidur, tapi saat ku lihat jam ternyata jam 08.00 WIB. segera ku bangun, hal yang aku lakukan adalah setor ke kamar mandi -pipis- setelah itu ku buka gorden dan jendela kamarku agar sinar matahari pagi yang menyehatkan dapat masuk ke kapal pecahku. ah segarnya udara pagi. di sekitar rumahku memang masih banyak pepohonan yang rindang, jadi tak begitu penat seperti di Ibukota yang selalu ku singgahi, yang kanan kirinya gedung-gedung pencakar langit. apalagi jika berangkat kuliah aku melewati tempat pembuangan sampah, udara yang amat tidak sehat bagi paru-paruku.
setelah itu, ku nyalakan sahabat setiaku, laptop. menuju dunia maya, mungkin saya ada berita terbaru di facebookku. sambil ku nikmati segelas susu cair yang kemarin di belikan kakakku di supermarket. nikmatnya hidup ini. lapar menghampiri, perutku mulai keroncongan. memang dari semalam aku lapar sekali tapi tak ada sedikitpun makanan yang dapat aku giling di mulutku ini. aku pengen mie goreng, enak kali yak sarapan mie goreng, pikirku.
bersambung
kisah sang penulis sepertinya ya yank....
BalasHapusah ayank, jangn buka kartu lah :D
BalasHapus