semakin anda mengeluh, semakin berat yang anda rasakan

Minggu, 03 Oktober 2010

umi abi

umi abi,,, malam ini adalah akhir dari Ramadhan. Ramadhan yang ke sekian yang aku jalani tanpa dirimu. Gema takbir terdengar dari segala penjuru, membuatku sedih. Sedih berpisah dengan Ramadhan, karena ku takut Allah tak menyampaikan umurku pada Ramadhan tahun depan. Tapi semoga saja Dia masih mempertemukanku dengan RamadhanNya. Sedih karena esok adalah hari kemenangan yang seharusnya aku sambut dengan kegembiraan sekaligus teringat kalian yang esok hanya bisa ku temui tumpukan tanah yang telah menelan kalian selama 8 tahun lamanya. Aku pun sedih karena esok aku tak bisa menjenguk kalian karena ada suatu halangan yang tak mungkin aku menjenguk kalian, maafkan aku. Tapi doa selalu ku panjatkan padaNya agar aku tidak menjadi anak yang sia-sia kalian lahirkan, kalian didik, kalian besarkan, kalian ajarkan tentang kecintaan pada Allah, kekasihNya juga Al Qur'an yang selalu ku baca tiap hari. Setelah halangan ini hilang, sesegera mungkin aku akan menemui kalian. Sekedar meringankan rinduku pada kalian.



umi dan abi,, terimakasih atas semua yang telah kalian berikan dan bekalkan padaku. Kalian berikan aku ilmu agama yang itu sangat aku butuhkan untuk menjalani kehidupan ini. Tak rugi aku di lahirkan oleh ibu sepertimu, tak rugi aku di didik oleh ayah yang berwibawa sepertimu. Sungguh umi,,abi,, aku ridho, aku ikhlas atas kehendakNya memanggil kalian secepat ini. Aku yakin, ini adalah salah satu rencana Allah yang indah untuk kita, khususnya aku. Aku sadar apa hikmah dari semua ini, insya Allah aku mengerti apa mau Allah dengan menetapkan qadarnya yang begini padaku.



ya Allah, kabarkan kabar mereka kepadaku. jika doa-doa yang selama ini aku iringi di rasa kurang, akan aku tingkatkan. jangan biarkan mereka menanggung beban atas dosa-dosaku. Tapi jika aku bisa menanggung dosa-dosa mereka, biarlah aku yang menanggung. Aku rasa itu saja tak cukup untuk membalas apa yang mereka berikan padaku selama 9 bulan dalam kandungan, 12 tahun membesarkan, mendidik dan mengasihaniku.



Akhir kata, terimakasih ya Allah, Engkaulah pengisi kekosongan dan kesepianku.

Terimakasih umi abi, untuk apa pun yang kau beri dalam hidupku.



penulis


-imar-
aku selalu merindukan kalian
sampai berjumpa di hari nanti

Tidak ada komentar:

Posting Komentar